MUI : Waspada Banyak Ustad Seleb di TV
Seiring makin maraknya para ustad ustda bermunculan di Tv namun justru cukup banyak yang lebih menonjolkan selebritas dan ketenaran, akhirnya membuat Majelis Ulama Indonesia melihat banyak ulama yang tidak berkompeten dan berintegrasi tampil menjadi penceramah agama di televisi.
“Harusnya kualitas dan validitas serta keteladanan juru dakwah diperhitungkan,” ungkap a Wakil Ketua Tim Pemantau TV Ramadan 1431 H dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Imam Suhardjo.
Menurut Imam, karena mudahnya menjadi ustad dadakan di Tv, membuat banyak tayangan komedi yang berujung pada makian atau melecehkan individu atau sekelompok orang. Ia prihatin, sebagian penceramah agama itu justru larut di skenario komedi.
Imam pun tak lupa memberikan contoh nyata, yakni pada sebuah acara di Indosiar ketika Inul Daratista mengatakan
“Pak saya nggak mandul lho, buktinya saya punya anak.”
Kemudian, ustadz menanggapi dengan perkataan
“Lagian bukannya dibor malah ngebor.”
Menurut Imam, pernyataan ini justru merendahkan seorang ustadz. Ia juga menyayangkan ustadz lain di Trans TV yang juga ikut ambil bagian waktu joget bersama secara berlebihan.
Menurut penilaian Imam, cukup banyak dai yang menyampakan riwayat keagamaan dengan akurasi yang rendah.Ustadz yang mempunyai kompetensi bisa dilihat dari segi kognitif, afektif dan psikomotorik.
Kognitif, artinya ustadz mempunyai pengetahuan agama yang mumpuni. Afektif, ustadz mempunyai kemampuan mengaitkankan ajaran-ajaran agama dengan permasalahan sehari-hari. Sedangkan psikomotorik, ustadz itu mempunyai kehidupan atau perbuatan yang terpuji.
info: ustad seleb, ustadz seleb, Nama2 ustad seleb, pepek cina indonesia, nama 2 pepek, penceramah agama di indonesia, nama ustadz televisi indonesia, Nama dai penceramah, Tentang ustad tionghoa, pepek terbaik, pepek perawan, nama terbaik ustad, pepek artis hollywood, nama ustad, nama ustadz indonesia, penceramah agama indonesia




